Empat Terapi untuk Anak Pengidap ADHD

ADHD atau istilah lainnnya adalah Attention-Deficit Hyperactivity Disoder merupakan gejala atau gangguan pada anak yang dutandai dengan perilaku implusif, hiperaktif, dan kurang perhatian. ADHD adalah gangguan dalam rentan jangka panjang yang bisa didiagnosis pada usia anak-anak, tetapi gejalanya bisa berlanjut hingga usia remaja, bahkan dewasa.

erlinahappyplay.com

Sejumlah gejala dalam perilaku yang tampak pada pengidap ADHD bisa dilihat sejak usia dini dan bisa makin jelas sewaktu terjadi perubahan situasi di lingkungan Si Kecil. Misalnya, ketika sudah mulai belajar di sekolah. Kondisi seperti itu biasanya bisa dideteksi di usia 6 hingga 12 tahun. Gejala yang umum dari anak pengidap ADHD, seperti berikut:

  • Mudah Terdistraksi
  • Mudah teralihkan dan kehilangan fokus
  • Tidak memedulikan lawan bicara
  • Mempunyai masalah, seperti ketertiban
  • Mudah lupa
  • Bicara berlebihan
  • Gelisah
  • Selalu bersemangat
  • Mempunyai kesulitan ketika menunggu giliran
  • Berlari-lari atau memanjat ketika situasi tidak sesuai
  • Kerap menganggu orang lain
  • Berperilaku tidak memikirkan akibatnya

Hingga saat ini masih belum diketahui penyebab pasti ADHD. Namun, beberapa penelitian menunjukkan jika risiko anak mengidap kondisi ini dipengaruhi oleh banyak faktor. Untuk melakukan therapy ADHD, maka diperlukan cara meningkatkan kecerdasan dan konsentrasi pada anak, seperti:

  • Terapi Musik

Melakukan terapi music, diharapkan anak pengidap ADHD bisa membantu integrasi emosi, fisik, dan psikologinya. Jika integrasi fisik, psikologi, dan emosinya dapat terkendali, maka bisa dipastikan daya ingat anak pengidap ADHD akan meningkat.

  • Terapi Okupasi

Terapi ini diaplikasikan untuk melatih otot-otot halus. Pada umumnya, sebagian besar anak pengidap ADHD mengalami keterlambatan pertumbuhan motoric halus.

  • Terapi Biomedik

Terapi ini adalah salah satu cara yang bisa dilakukan untuk meningkatkan konsentrasi anak. Melalui terapi ini, fungsi abnormal yang ada di dalam otak akan dibersihkan. Terpai biomedik ini membuat fungsi di susunan saraf otak bisa bekerja lebih optimal daripada sebelumnya.

  • Terapi Fisik

Pengelolaan pada fisik anak pengidap ADHD diperlukan karena seseorang yang mengidap kondisi ini mengalami keterlambatan pertumbuhan motorik.

Dengan empat terapi di atas, diharapkan bisa membuahkan hasil yang lebih baik pada anak pengidap ADHD. Semoga artikel ini bermanfaat dan terima kasih.